Tampilkan postingan dengan label SLB Negeri Purbalingga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SLB Negeri Purbalingga. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Maret 2015

Inspirasi : Perjuangan Adikku Demi Seorang Teman Tuna Rungu



Aku hanyalah seorang pria berusia 23 tahun yang tinggal dengan kedua orang tua dan seorang adik laki-laki yang kini mulai menginjak usia remaja. Harus kuakui bahwa aku bukan seorang kakak yang baik untuk adikku, sebut saja. Tak pernah sedikit pun kuluangkan waktu untuk mengawasi atau setidaknya menanyakan kesehariannya. Karena bagiku, dia adalah anak nakal yang sama sekali tak bisa diandalkan. Saat teman-temanku berkunjung, dia selalu saja mengacau sehingga semuanya enggan kembali ke rumahku.
Namun entah bagaimana, kedua orang tuanya selalu saja percaya pada adik. Setelah sekian banyak kekacauan dan kenakalan yang dilakukannya, mereka masih saja berusaha meyakinkan bahwa dia adalah adik yang sangat baik. Orang tuaku ingin hubunganku dengan Adik jauh lebih intim, namun aku sama sekali tidak tertarik. 

Di sisi lain, kadang aku benar-benar merasakan hangatnya kasih sayang seorang adik dari dalam diri. Dia sering memintaku mengantarkannya ke tempat-tempat seperti taman, perpustakaan dan lain-lain. Dia juga tak pernah lelah mengajakkan bermain, walau keinginannya selalu kurespon dengan penolakan. Namun suatu hari, ada sebuah kejadian yang akhirnya membuka mataku.
Namun tanpa banyak bertanya, aku menolak dan meninggalkannya dalam kekecewaan. Rupanya, hal itu membuatnya kemudian memutuskan untuk pergi sendirian. Selama beberapa hari setelahnya, kulihat dia selalu asyik dengan buku bahasa isyarat yang dibacanya, sementara aku dibuat makin tak mengerti dengan keanehannya.
Hal ini benar-benar membuka mataku. Bagaimana mungkin aku tega menolak permintaan Adikku, sementara dia ingin melakukan kebaikan. Bagaimana mungkin anak semuda dia terpikir untuk memberikan ilmu pada anak yang selama ini bahkan disisihkan oleh warga. Ah! Sepertinya memang ada banyak hal harus kupelajari dari adikku.

Jumat, 13 Februari 2015

Cerita Tentang Hobi Saya : Desain Grafis by Deni Yugo

Namaku Deni yugo prasetyo aji, panggil deni. Masih kuliah di UIN Sunan Kalijaga, jurusan Ilmu Perpustakaan S1 Semester 4. Waktu smp saya mau ikut peserta lomba desain grafis di FLS2N Solo tahun 2010 dengan guru pembimbing klub desain grafis, mulai langsung saya bersama temanku latihan desain grafis soal poster tema dilarang narkoba selama 6 minggu. 

Sampai latihan habis saya takut soal kalah, mau berdoa semoga semangat dapat juara, pada mulai bikin membuat desain grafis sampai selesai saat acara upacara penutupan, salam ketemu Bupati solo namanya Wardoyo Wijaya. Alhamdulillah saya lebih senang dapat juara harapan 2, setelah Bupati solo memberikan piala juara harapan 2 dengan saya dapat piala. Lanjut tahun 2011, dapat juara 3 lomba Nasional di semarang. 
Pada masa lalu smp sudah lulusan smp saat libur panjangan selama 3 minggu, merasa senang yang mimpi kenangan indah…. (^_^). saya sering membuat desain grafis itu edit wallpaper, foto dan poster untuk buat ganti wallpaper laptop di tempat kamar saya, he he he. Saya baru sma bergabung klub kesenian dan klub koleksi buku tapi kadang-kadang klub koleksi buku karena ketua klubnya kemari saya soal tidak ada anggota klub bisa desain grafis, ketua mau minta butuh bikin buat poster. saya bersama temanku bisa membuat novel dan juga desain poster karena saya jadi suka membaca novel sifat yang penuh dengan inspirasi, imajinasi dan informasi. buku pelajaran atau filsafat-filsafat yang terlalu belajar ini ilmu pengetahuan dan lainnya tidak hanya terbatas pada buku-buku tertentu. Maka sebaiknya ditanamkan sejak membaca menjadi kegiatan yang disenangi khususnya anak-anak Indonesia.

Sejak dulu saya kecil menyukai fotografi untuk cita-cita pekerjaannya. Saya pengen menjadi fotografi dan desain grafis untuk bisa membuat desain poster seperti model. Kalau sampai masa depan sudah lulusan UIN Sunan Kalijaga, saya pikiran menjadi pustakawan atau fotografi. sebelum naik semester 3, bikin buat wallpaper gambar UIN  Sunan Kalijaga, keren banget!!!
Pada bulan desember sebelum ujian akhir semester, saya bersama teman adib, riffa, dan maryam di kantin masjid karena kelompok untuk tugas bikin membuat poster tapi kemarin dosen bu sri rohyati soal harus buat bikin desain poster jurnal tema standardarisasi perpustakaan setelah saya bersama teman kelompok di kos saya tapi susah sulit membuat poster halaman banyak sampai jam 7 malam saat selesai. Pada libur, alhamdulillah, syukurlah Mata Kuliah Sumber Rujukan Umum dapat nilai B+,Tetap semangat biar belajar giat dan cerdas  
Terima kasih, he he he

Jumat, 06 Februari 2015

Tunarungu Masuk di Jurusan Ilmu Perpustakaan (UIN-SUKA)

Saya belajar di Prodi Ilmu perpustakaan dan informasi, Dulu saya sudah mengambil jurusan ilmu perpustakaan dan informasi sebelum OPAK tahun 2013. dan saya mencoba lagi mendaftar di Universitas Sunan Kalijaga bersama orang tua, pas melihat ada jurusan lain di UIN-Suka dan ada Difabel di PLD (Pusat Layanan Difabel), bertemu dosen PLD ada tamu tunarungu dan tunanetra bersama orang tua. siang pas adzan sholat dhuhur bersama orang tua sedang berdoa semoga lulusan ujian spmb-ptain untuk mencoba mengambil jurusan Ilmu Perpustakaan, teknologi informasi, atau sastra inggris.

Pada saat itu aku pikir untuk di terima di jurusan ilmu perpustakaan. Tapi takdir berkata lain, saya diterima di jurusan ilmu perpustakaan. Pada saat itu kalau saya tidak di terima di jurusan tersebut saya akan mendaftar di UNY di jurusan Pendidikan Luar Biasa dan jurusan Bahasa & Sastra Inggris tapi da n ada PLD. Dan karena saya di terima di jurusan ilmu perpustakaan dan informasi karena cinta koleksi buku... he he he

Suatu hari aku bersama ibu pergi ke sekolah SLB Negeri Purbalingga untuk mengambil ijazah, saat itu aku bertemu dengan mantan wali kelasku atau kepala sekolah dan bertanya kamu meneruskan di mana dan mengambil jurusan apa???, dan aku merasa bahagia dan senang, ilmu perrpustakaan, wali kelas ku mengatakan “jurusan apa”, memilih jurusan ilmu perpustakaan
Pertama kali Saya masuk jurusan ilmu perpustakaan dan informasi, saya di jurusan, dan belum bisa mengetahui tapi saya bilang dosen soal mengatakan “tunarungu” dosen baru kaget mengatakan “kenapa ada tunarungu di UIN-Suka” yang aneh. Setelah  saya masuk di awal perkuliahan ternyata.

Pada Saya mencoba belajar sedikit dan kurang paham karena belum dapat pendamping, pengen butuh pendamping bisa paham dan semangat belajar. Mau bertemu dosen PLD untuk buat pendamping di jurusan ilmu perpustakaan. dan saya bersukur dengan masuk di jurusan ilmu perpustakaan. Saya bisa memperolah begitu banyak pengetahuan baru dan dalam kepustakawanan. Juga dosen-dosen di jurusan ilmu perpustakaan yang selalu memberikan dan ilmu-ilmu mereka tentang dunia perpustakaan. Dan dari jurusan ilmu perpustakaanlah saya mendapat ilmu-ilmu baru di dunia teknologi dan kepustakawnan. Tentang jurusan ilmu perpustakaan dan sekarang saya merasa pasti semangat... ^_^

Sekian dulu cerita saya salah-salah mohon di maklumi karena belajar menulis dan terima kasih telah membaca ceritaku. ^_^

Perpustakaan Impian "SLB Negeri Purbalingga"

Perpustakaan SLB N Purbalingga Lokasi : Jl. Krida Mulya I No.1 Purbalingga 53319. menempati ruang cukup besar dengan koleksi buku berjumlah empat sampai empat ribu eksemplar. Selain ribuan buku, juga terdapat dua unit komputer dilengkapi dengan satu mesin cetak. Rata-rata dalam sehari ada lima sampai  guru yang berkunjung dari 16 guru pendidikan. Koleksi buku banyak adalah acuan untuk pendidikan.
Sementara itu, siswa SLB kurang berminat untuk berkunjung membaca maupun meminjam buku. Hanya beberapa anak saja yang berkunjung meminjam oleh sebab kekurangtarikan mereka kepada bacaan. “Saya juga bertanggung sebagai pengawas di perpustakaan, sebab ada beberapa kasus anak masuk ke perpustakaan lalu membaca buku dan memasukkannya ke dalam tas,”ungkap Trihadi. yang sebagian siswanya adalah penyandang tunarungu, difabel dan terlambat belajar.

#Perpustakaan Impian